Playing real money baccarat_Online betting company_Wade International

  • 时间:
  • 浏览:0

S888 Live Casinoek888 Live Casinoali lagi, kamu hanya bisa mengingat niat awalmu menekuni dunia jurnalistik. Dari awal, kamu sudah sangat paham resiko yang harus kamu hadapi ketika bekerja di media. Tak ada jam kerja pasti dan harus selalu siap setiap saat dibutuhkan untuk liputan ke lapangan.

Saat teman-temanmu menikmati libur akhir pekan, kamu yang bekerja sebagai reporter masih harus mencari berita. Bahkan, jatah liburanmu belum sempat kamu ambil karena tugas peliputan yang semakin lama semakin menantang dan sayang jika tak diambil. Ya, kamu tetap menikmati pekerjaanmu meski jarang bisa bersantai karena sejak awal kamu memang memiliki passion di situ.

“Wah, Ayu kelihatan cantik ya pakai seragam itu,”

“Mbah, itu Mbak Ayu sudah muncul di telivisi!”

Sesenangnya kamu terhadap pekerjaan yang kamu tekuni saat ini, tentu ada juga perasaan ingin sejenak lepas dari rutinitas. Begitu pula saat lebaran, kamu juga ingin bisa berlebaran bersama keluarga. Bisa berada di rumah dan bercanda bersama keluarga yang datang dari jauh tentu menyenangkan. Tapi, bagaimana mungkin, reporter muda sepertimu tentu harus bertugas dan selalu siap untuk meliput hal-hal yang terjadi selama lebaran.

Panas-panasan atau hujan-hujanan untuk mendapatkan berita sudah menjadi makanan setiap hari wartawan. Bukan cuma itu saja, kamu pun harus menyelesaikan pekerjaanmu tepat pada waktunya. Kalau tidak bisa berantakan semuanya. Kadang, kamu juga harus bisa bekerja di mana saja dan kapan saja. Menjadi reporter memang melelahkan, tapi semua kelelahan itu nggak ada artinya dibandingkan pengalaman seru yang kamu temui saat liputan.

“Iya, itu lho dia tetap harus meliput kegiatan lebaran di istana negara,” ujar Ayahmu dengan bangga kepada para keluarga.

Kamu tak peduli harus berlari-lari mengejar narasumber atau berada di daerah kon888 Live Casinoflik sekalipun untuk mendapatkan berita. Pokoknya semua kamu lakukan demi mendapatkan berita terbaik dan teraktual. Jadi, kalau cuma harus merelakan jatah libur sih sepele.

Ketetapan dan informasi terbaru darimu selalu ditunggu oleh banyak orang. Bagi sebagian orang, informasimu saat lebaran sangat dibutuhkan untuk membantu kelancaran mereka merayakan lebaran. Di saat yang lain merayakan liburan bersama keluarga, kamu masih harus tetap bekerja demi memberikan informasi yang aktual kepada khalayak. Meski demikian, kamu tetap bersemangat dan tidak pernah mengeluh.

Begitu pula pada saat lebaran, kamu pun masih tetap harus berjibaku mencari berita. Kamu tetap harus piket untuk memberitakan kejadian-kejadian yang terjadi selama dan seputar lebaran. Bahkan, kamu mungkin harus bertugas ke daerah-daerah yang menjadi titik kepadatan arus mudik untuk melaporkan arus lalu lintas yang ada di sana. Atau mungkin kamu yang sehari-hari bertugas sebagai wartawan politik, pada saat lebaran ini kamu harus bertugas melaporkan kegiatan lebaran para pejabat. Apapun rubrik yang kamu liput, saat lebaran tentu ada banyak berita yang harus dilaporkan.

Banyak resiko, termasuk lebaran di jalan

Selamat bertugas, para reporter yang masih setia memberi kami informasi selama hari lebaran!

Kamu yang bekerja untuk reportase televisi tentu memiliki kebanggaan tersendiri bagi keluarga. Memang, kamu tak bisa hadir di acara kumpul-kumpul bersama keluarga saat lebaran. Tanpa harus menjelaskan kenapa kamu tidak ada, mereka sudah paham. Saat mereka sedang berkumpul di rumah, televisi di rumah memancarkan chanel televisi tempatmu bekerja. Mereka menunggu-nunggu saat kamu muncul dengan reportasemu.

Ketika kamu tak bisa pulang ke rumah dan berkumpul dengan keluarga, orang tua mu tidak mempermasalahkan. Mereka akan menjawab dengan bangga, bahwa kamu tidak bisa berkumpul karena harus liputan saat lebaran.

Padatnya pekerjaan sebagai seorang reporter membuatmu secara fisik hadir berkumpul bersama keluarga. Meski demikian, kamu masih tetap bisa menyapa mereka dengan berbagai cara. Di sela-sela sibuknya liputan, tentu kamu menyempatkan diri untuk menelpon bapak dan ibu mu di rumah untuk mengucapkan selamat lebaran dan meminta maaf sedalam-dalamnya. Tak lupa, kamu menitipkan salam untuk seluruh keluarga yang ada pada saat itu.

“Dik Ayu keren pasti nanti bisa kayak Najwa Sihab.”